Malam Lailatul Qadar

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

masya Allah, fenomena yang sering terjadi, malam-malam awal ramadlan masjid sesak dengan jamaahnya, apalagi di waktu tarawih. Malam selanjutnya berkurang 1 jamaah atau bahkan satu shaf. malam selanjutnya terjadi kemajuan shaf…masyaAllah…shaf belakang semakin maju, alias jamaahnya semakin sedikit…astagfirullah

Bahkan kemudian fenomena itu terjadi ketika menginjak malam ke-21. Malam Lailatul Qadar…semua pada sibuk menyiapkan penyambutan hari kemenangan alias Aidzil Fitri, beli baju baru, sepatu baru, jajan baru, pacar baru *lho???*. Apalagi yang namanya orang Ponoreog, ‘belom Lebaran’ namanya kalo belom ke ‘pasar malam’ di alon-alon kota. Dan namanya juga pasar malem, ramenya pasti malem, lha padahal malem itu harusnya kan saat-saat kita memperbanyak beribadah…
Sebenarnya mereka tau ga se kalau Malam Lailatul Qadar itu penuh keistimewaan sampe mereka menyia-nyiakan malam itu????? ato ane perlu perjelas lagi? Okelah kalau begitu:
What is “malam Lailatur Qadar?”
malam Lailatul Qadar adalah suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya, malam yang penuh berkah. dalam Al-Qur’an sendiri ada surah AL Qadr, hal ini cukup membuktikan bahwa Lailatul Qadar itu sangat istimewa dan diistemewakan Allah…Subhanallah…

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul-qadar.
2. Dan tahukah engkau apakah lailatul-qadar itu?
3. Lailatul-qadar itu lebih baik dari seribu bulan.
4. Malaikat dan Ruh (Jibril) turun padanya dengan izin Tuhannya membawa segala perintah.
5. Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.

Lalu kapan se Malam Lailatul Qadar itu?

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.” (HR. Muslim)

Do’a di Malam Lailatul Qadar

Sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a dan dzikir pada lailatul qadar, Terutama do’a yang dianjurkan oleh suri tauladan kita -Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana terdapat dalam hadits dari Aisyah. ,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ « قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى »

“Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, “Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’ (artinya ‘Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani.

Amalan lain yang bisa dilakukan di Malam Lailatul Qadar, yaitu melakukan i’tikaf.

Dalam sepuluh hari terakhir ini, muslimin dianjurkan (disunnahkan) untuk melakukan i’tikaf, Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf pada setiap Ramadhan selama 10 hari dan pada akhir hayat

Menurut bahasa i’tikaf memiliki arti menetapi sesuatu dan menahan diri agar senantiasa tetap berada padanya, baik hal itu berupa kebajikan ataupun keburukan.

Menurut syara’ i’tikaf berarti menetapnya seorang muslim didalam masjid untuk melaksanakan ketaatan dan ibadah kepada Allah Ta’ala. Orang yang mengharuskan diri untuk beri’tikaf disebut mu’takifun atau ‘akifun.

sebenarnya I’tikaf bisa dilakukan di malam-malam kapan saja, tapi yang utama adalah di Malam-malam bulan Ramadlan terutama di 10 malam terakhir Ramadlan.

I’tikaf hanya dilakukan di Masjid, di mana biasanya diselenggarakan sholat berjamaah di sana, baik dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan.

Bagaimana kurang jelas…????

Semoga sedikit memberi pencerahan. Semoga kita menjadi pribadi yang istiqamah…

jazakumullah Khairan katsir

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

source: http://muslim.or.id/

8 Responses to “Malam Lailatul Qadar”

Leave a Reply

Rma Onyel | Buat Lencana Anda
Maaf tidak konfirm laki-laki ga kenal...